TVRINews, Lebak
Ratusan warga di Kabupaten Lebak, Banten, rela mengantre berjam-jam untuk mendapatkan bantuan pangan berupa beras dari pemerintah. Antrean panjang terjadi di Kantor Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak.
Warga mulai berdatangan sejak pagi untuk mengambil bantuan yang diperuntukkan bagi keluarga penerima manfaat (KPM). Tingginya jumlah penerima membuat warga harus menunggu giliran hingga berjam-jam. Petugas desa pun harus bekerja ekstra untuk memastikan proses penyaluran berjalan tertib.
Kepala Desa Sukarendah, Amin, mengatakan penyaluran bantuan pangan kali ini menyasar 1.195 KPM. Masing-masing penerima mendapatkan tiga karung beras.
“Kebetulan hari ini ada pembagian beras untuk masyarakat Desa Sukarendah. Sasarannya 1.195 KPM, masing-masing mendapatkan tiga karung. Ada penambahan kurang lebih 600 KPM dibandingkan sebelumnya,” ujar Amin.
Amin menjelaskan, setiap karung beras memiliki berat 10 kilogram. Dengan demikian, setiap KPM menerima total 30 kilogram beras untuk alokasi tiga bulan, yakni Juli hingga September 2026.
Menurutnya, jumlah penerima bantuan di Desa Sukarendah mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya. Kondisi tersebut turut menyebabkan antrean warga di lokasi penyaluran semakin panjang.

Salah seorang warga Kampung Cipasung mengaku telah datang sejak sekitar pukul 07.30 WIB untuk mendapatkan bantuan beras tersebut. Warga harus menunggu hingga mendapat panggilan dari petugas desa.
Bagi masyarakat berpenghasilan rendah, bantuan tersebut dinilai cukup membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tekanan.
Penyaluran bantuan pangan beras juga menjadi salah satu upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga menghadapi dampak musim kemarau, potensi gagal panen, serta fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Secara keseluruhan, pemerintah menyalurkan bantuan pangan beras kepada 220.428 penerima di Kabupaten Lebak untuk periode Juli hingga September 2026.
Dengan alokasi 30 kilogram beras bagi setiap penerima, total beras yang disiapkan mencapai sekitar 6.612,84 ton. Jumlah penerima bantuan tersebut meningkat dibandingkan periode Februari hingga Maret 2026 yang tercatat sekitar 183.700 penerima.
Pemerintah berharap penyaluran bantuan pangan dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, pemerintah desa mengimbau warga penerima bantuan untuk mengikuti mekanisme penyaluran yang telah ditetapkan agar proses pembagian beras berlangsung aman, tertib, dan lancar.










