TVRINews, Kota Cilegon
Pemerintah Kota Cilegon berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program Kampung Programming yang digagas Kelurahan Lebak Denok. Program ini menyediakan pelatihan teknologi informasi (IT) dan bahasa asing secara cuma-cuma sebagai bekal masyarakat menghadapi kebutuhan dunia kerja.
Pelatihan tersebut hadir sebagai alternatif bagi masyarakat yang ingin meningkatkan keterampilan, namun terkendala biaya kursus atau pendidikan nonformal. Seluruh kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi antara pemerintah kelurahan, Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek), komunitas, dan sejumlah mitra.
Dalam pelaksanaannya, peserta dibimbing oleh tenaga pengajar yang berasal dari kalangan praktisi industri dan akademisi. Materi pembelajaran dirancang mengikuti perkembangan kebutuhan dunia usaha sehingga keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara langsung.
Lurah Lebak Denok, Nurcholis, mengatakan Kampung Programming pada awalnya hanya berfokus pada pelatihan teknologi informasi. Namun, melihat meningkatnya kebutuhan kompetensi tenaga kerja, pemerintah kemudian menambahkan pelatihan bahasa asing sebagai bagian dari program.
“Awalnya kami memberikan pelatihan IT secara gratis kepada masyarakat. Seiring perkembangannya, kebutuhan kompetensi semakin luas sehingga kami menambahkan pelatihan bahasa asing agar masyarakat memiliki bekal yang lebih lengkap untuk memasuki dunia kerja,” kata Nurcholis.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya bertujuan mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun kemampuan adaptasi masyarakat terhadap perkembangan industri dan teknologi.
Melalui Kampung Programming, Pemerintah Kota Cilegon berharap semakin banyak warga memiliki kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja. Program ini juga diharapkan dapat memperluas kesempatan kerja, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta berkontribusi dalam menekan angka pengangguran di Kota Cilegon.









