TVRINews, Serang
Pengembangan budidaya rumput laut di Kabupaten Serang, Banten, mulai diarahkan pada pemanfaatan teknologi. PPK Ormawa Himadikri UPI 2026 meresmikan Rumah Gracilaria Unggul di Desa Tengkurak, Kecamatan Tirtayasa.
Rumah Gracilaria Unggul menjadi pusat pengembangan budidaya rumput laut yang mengusung inovasi G-Smart serta teknologi pemantauan kualitas air berbasis Internet of Things (IoT).
Program tersebut merupakan bagian dari kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat membantu pembudidaya meningkatkan kualitas produksi rumput laut sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi desa.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Dr. Phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam mendorong pengembangan potensi masyarakat melalui inovasi teknologi.
“Kami memberikan apresiasi dan dukungan terhadap program PPK Ormawa yang dilaksanakan di Desa Tengkurak. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata melalui program yang inovatif dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” ujar Yudi Sukmayadi.
Tidak hanya meresmikan Rumah Gracilaria Unggul, kegiatan tersebut juga diisi dengan lokakarya pengembangan budidaya rumput laut. Kegiatan melibatkan petani dan masyarakat setempat sebagai upaya meningkatkan pengetahuan serta keterampilan dalam pengelolaan komoditas rumput laut.
Dalam lokakarya, peserta diperkenalkan dengan inovasi G-Smart serta sistem pemantauan kualitas air berbasis IoT. Teknologi tersebut diharapkan membantu pembudidaya memantau kondisi air secara lebih cepat dan akurat sehingga pengelolaan budidaya dapat dilakukan berdasarkan kondisi lingkungan.
Program ini mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Tengkurak, masyarakat, serta sejumlah pihak terkait. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar inovasi yang diperkenalkan mahasiswa dapat terus dimanfaatkan setelah program selesai.
Kepala BUMDes Desa Tengkurak, Aliudin, berharap keberadaan Rumah Gracilaria Unggul dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya para petani tambak dan pembudidaya rumput laut.
“Kami berharap program ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama petani tambak dan pembudidaya rumput laut. Kalau dikembangkan dengan baik, kami optimistis dapat membuka lapangan pekerjaan dan mendorong perekonomian Desa Tengkurak,” kata Aliudin.
Menurutnya, pengembangan rumput laut tidak hanya berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi desa apabila dikelola secara berkelanjutan.
Peresmian Rumah Gracilaria Unggul menjadi bagian dari kolaborasi antara mahasiswa, perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal.
Pemanfaatan teknologi diharapkan mampu meningkatkan produktivitas budidaya rumput laut sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola sumber daya yang dimiliki Desa Tengkurak.










