TVRINews, Serang
Sekolah Dasar Negeri (SDN) Keramat di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, mengalami penurunan jumlah peserta didik. Pada tahun ajaran 2026/2027, sekolah tersebut hanya menerima tujuh siswa baru melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Minimnya jumlah siswa membuat kegiatan belajar mengajar harus disesuaikan. Tujuh siswa kelas I mengikuti pembelajaran dalam satu ruangan bersama delapan siswa kelas II.
Aktivitas belajar mengajar di sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Serang kembali berjalan setelah pelaksanaan SPMB dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Namun, suasana berbeda terlihat di SDN Keramat. Sejumlah ruang kelas tampak lengang dengan banyak bangku kosong akibat rendahnya jumlah peserta didik.
Berdasarkan hasil SPMB 2026, tujuh siswa baru yang diterima SDN Keramat berasal dari Kampung Keramat dan Kampung Kalong.
“Total siswa dari kelas I hingga kelas VI hanya mencapai 71 orang, padahal kapasitas setiap rombongan belajar mencapai 28 siswa”, ujar Kepala SDN Keramat, Aan Hernawati, Rabu, 22 Juli 2026.
Meski jumlah peserta didik terbatas, para tenaga pendidik tetap menjalankan proses pembelajaran. Tiga guru yang bertugas di SDN Keramat menyesuaikan pola pengajaran, termasuk satu guru yang mengajar dua kelas sekaligus agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan optimal.










