TVRINews, Cilegon
Gubernur Banten Andra Soni membuka Pekan Olahraga Paralympic Pelajar Daerah (Peparpeda) IX Provinsi Banten di Gelanggang Olahraga Asa Sport Center, Kota Cilegon. Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet disabilitas yang diproyeksikan berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.
Sebanyak 260 peserta yang terdiri atas atlet disabilitas dan ofisial dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten mengikuti ajang tersebut. Mereka akan memperebutkan 360 medali yang terdiri dari emas, perak, dan perunggu pada empat cabang olahraga yang dipertandingkan.
Dalam sambutannya, Andra Soni mengatakan Peparpeda IX bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif bagi penyandang disabilitas melalui pembinaan olahraga yang berkelanjutan.
Menurutnya, penyelenggaraan Peparpeda IX juga menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan atlet disabilitas di Banten. Melalui ajang ini, diharapkan lahir atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Provinsi Banten di tingkat nasional maupun internasional.
“Kalian semua adalah generasi hebat dan pemberani serta merupakan inspirasi bagi kita semua warga Banten. Keterbatasan bukanlah halangan. Kami meyakini investasi dalam pembinaan atlet paralimpik bukan hanya menghasilkan prestasi olahraga. Tetapi juga membangun sumber daya manusia yang unggul, mandiri, dan berdaya saing,” ujarnya.
Peparpeda IX Provinsi Banten diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan berkelanjutan guna mencetak atlet disabilitas berprestasi yang mampu bersaing di berbagai ajang olahraga tingkat nasional maupun internasional.










