TVRINews, Banten
Tim Puslabfor Bareskrim Mabes Polri masih melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP menyusul ledakan yang diduga berasal dari bom ikan di sebuah rumah warga di Kampung Cisarua, Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Garis polisi masih terpasang di sekitar lokasi. Tim Gegana Polda Banten bersama personel Inafis Polres Pandeglang dan Tim Puslabfor Bareskrim Mabes Polri masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap penyebab ledakan.
Petugas memeriksa sejumlah bagian rumah, terutama area dapur yang mengalami kerusakan parah hingga rata dengan tanah. Pemeriksaan dilakukan untuk mencari serta mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan ledakan.
Sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi dikumpulkan dan didokumentasikan oleh petugas. Barang bukti tersebut kemudian dimasukkan ke dalam kotak berwarna abu-abu dan kantong berwarna cokelat untuk selanjutnya dibawa dan diperiksa di laboratorium.
Pejabat Sementara Kasubid Handak Bidang Balmefor Puslabfor Bareskrim Mabes Polri, Kompol Sulistiana Agung Riyanto, mengatakan proses olah TKP masih berlangsung. Pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap barang bukti yang telah diamankan.
“Kita sampai saat ini belum selesai olah TKP. Masih akan melanjutkan dan hasilnya pun belum ada karena kita akan melakukan uji lab,” ujar Kompol Sulistiana Agung Riyanto, dikutip Jumat, 28 Agustus 2026.
Barang bukti tersebut selanjutnya akan menjalani pemeriksaan di laboratorium untuk mengetahui jenis material serta memastikan penyebab ledakan.
Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman dan penyelidikan di lokasi kejadian. Penyebab pasti ledakan masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dan penyelidikan lebih lanjut.
Akibat peristiwa tersebut, satu orang meninggal dunia. Sementara satu korban lainnya dilaporkan dalam kondisi kritis.










