TVRINews, Serang
Jumlah penerima bantuan sosial (bansos) pangan di Kabupaten Serang, Banten, mengalami peningkatan. Pada periode Juli hingga September 2026, tercatat sebanyak 203.246 keluarga menjadi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode sebelumnya yang berada di kisaran 196 ribu KPM. Penambahan penerima merupakan hasil proses verifikasi dan validasi data yang dilakukan pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Serang, Suhardjo, mengatakan penambahan kuota penerima menunjukkan adanya pemutakhiran data penerima bantuan oleh pemerintah.
"Penambahan ini merupakan hasil verifikasi dan validasi data dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial. Dari sebelumnya sekitar 196 ribu, sekarang menjadi 203.246 penerima," ujar Suhardjo, dikutip Selasa, 1 September 2026.
Meski jumlah penerima bertambah, Suhardjo menyebut masih ada warga kurang mampu yang mengaku belum mendapatkan bantuan pemerintah.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian karena ketepatan sasaran bantuan sosial sangat bergantung pada data penerima yang akurat dan terus diperbarui.
"Ini menunjukkan pentingnya pemutakhiran data secara berkala. Warga yang memenuhi kriteria dan memang membutuhkan bantuan jangan sampai terlewat dalam pendataan," katanya.
Untuk penerima yang telah terdata, bantuan pangan diberikan berupa beras sebanyak 30 kilogram untuk periode tiga bulan. Penyaluran dilakukan secara bertahap berdasarkan data penerima yang telah ditetapkan.
Suhardjo menambahkan, pemerintah daerah terus mendorong proses pemutakhiran, verifikasi, dan validasi data secara berkala. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan masyarakat yang berada dalam kondisi ekonomi rentan dapat terdata dan memperoleh bantuan sesuai ketentuan.
Dengan adanya penambahan jumlah KPM, pemerintah berharap penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Serang semakin tepat sasaran dan mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang membutuhkan.









