TVRINews, Serang
Bus listrik DAMRI mulai menjalani uji coba di Kota Serang, Provinsi Banten. Program ini berlangsung selama lima hari dengan layanan gratis bagi masyarakat sebagai upaya memperkenalkan transportasi umum yang ramah lingkungan dan nyaman.
Pada tahap awal, uji coba melibatkan satu unit bus listrik dan satu unit kendaraan listrik jenis Hiace. Salah satu layanan yang diuji menghubungkan Terminal Pakupatan dengan Universitas Serang Raya (UNSERA).
Uji coba tersebut ditandai dengan peninjauan langsung oleh Wali Kota Serang, Budi Rustandi, yang menjajal bus listrik bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Budi berharap kehadiran transportasi berbasis listrik ini dapat menjadi alternatif mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas layanan angkutan umum di Kota Serang.
“Mudah-mudahan ini bermanfaat dan bisa dirasakan masyarakat. Kita punya transportasi yang nyaman dan layak,” ujar Budi Rustandi, Selasa, 20 Oktober 2026.
Dari sisi fasilitas, bus listrik DAMRI dilengkapi sejumlah fitur untuk menunjang kenyamanan, keamanan, dan aksesibilitas penumpang, termasuk penyandang disabilitas.
Kendaraan ini memiliki perangkat khusus untuk membantu pengguna kursi roda naik ke dalam bus, pijakan rendah, serta sistem suspensi yang dapat menyesuaikan ketinggian kendaraan saat penumpang naik maupun turun.
Selain itu, tersedia pendingin udara dengan pengaturan suhu, monitor informasi rute perjalanan, serta kamera pengawas atau CCTV di sejumlah sudut interior kendaraan.
Bus listrik tersebut memiliki kapasitas maksimal 25 penumpang dengan 12 kursi duduk. Sementara untuk pengisian daya baterai, kendaraan membutuhkan waktu sekitar satu jam. Berdasarkan informasi yang disampaikan, konsumsi daya diperkirakan setara dengan jarak tempuh tiga kilometer untuk setiap satu persen kapasitas baterai.
Kehadiran bus listrik ini mendapat sambutan positif dari warga yang mencoba layanan pada hari pertama uji coba. Salah seorang warga, Alpian, menilai fasilitas yang tersedia memberikan kenyamanan bagi penumpang.
“Adem, fasilitasnya nyaman dan ramah disabilitas. Di bawahnya ada tempat untuk disabilitas,” kata Alpian.
Pada tahap awal, pengujian layanan juga mencakup rute Perumahan Visenda menuju UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten melalui Jalan Armada. Sementara itu, rute Terminal Pakupatan menuju UNSERA melintasi Jalan Jenderal Ahmad Yani.
Melalui uji coba ini, masyarakat dapat merasakan langsung layanan transportasi listrik sekaligus mengenal fasilitas yang disediakan. Hasil pelaksanaan uji coba diharapkan menjadi bahan evaluasi dalam pengembangan transportasi umum yang lebih nyaman, inklusif, dan ramah lingkungan di Kota Serang.










