TVRINews, Kota Serang
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang mengerahkan lima armada truk setiap hari untuk mengangkut sampah di enam titik kawasan luar Pasar Rau. Volume sampah yang diangkut mencapai 15 hingga 20 ton per hari.
Enam titik pengangkutan tersebut meliputi Blok M, Pasar Buah, Simpang Tiga Rau, Cangkring, PKPRI, serta area samping jembatan.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun DLH Kota Serang, Arief Syahrul, mengatakan setiap truk mampu mengangkut sekitar tiga hingga empat ton sampah.
“Setiap truk mampu mengangkut sekitar tiga hingga empat ton sampah. Dengan lima armada yang dikerahkan, total sampah yang diangkut mencapai 15 hingga 20 ton per hari dari enam titik di kawasan luar Pasar Rau,” ujar Arief, dikutip Senin, 2 November 2026.
Proses pengangkutan dilakukan sejak pagi hingga pukul 10.00 WIB. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala karena sejumlah pedagang kembali membuang sampah setelah truk pengangkut melintas.
Karena itu, DLH Kota Serang mengimbau para pedagang agar membuang sampah paling lambat pukul 06.00 WIB. Ketentuan tersebut diharapkan dapat membantu petugas mengangkut sampah sesuai jadwal sehingga tidak kembali menumpuk di kawasan pasar.
Di sisi lain, kebersihan Pasar Rau juga menjadi perhatian para pedagang. Salah seorang pedagang, Yaman, mengatakan masih ada sampah yang terlewat dibersihkan, terutama di sela-sela dan bagian bawah lapak.
“Sampah di sela-sela dan di bawah lapak masih sering terlewat dibersihkan. Kami berharap petugas kebersihan lebih memperhatikan bagian-bagian tersebut dan pengawasannya ditingkatkan agar pasar lebih bersih,” ungkap Yaman.
Penanganan sampah di Pasar Rau membutuhkan kerja sama antara petugas kebersihan, pengelola pasar, dan para pedagang. Selain pengangkutan rutin, kedisiplinan dalam membuang sampah sesuai jadwal dinilai penting agar sampah tidak kembali menumpuk dan kebersihan lingkungan pasar tetap terjaga.









